Tugas Pokok dan Fungsi

TUGAS POKOK DAN FUNGSI PENGADILAN AGAMA KEFAMENANU

Pengadilan Agama Kefamenanu sebagai salah satu badan Peradilan yang melaksanakan Kekuasaan Kehakiman, merupakan Pengadilan tingkat pertama dari lingkungan Peradilan Agama di Indonesia. Dalam melaksanakan tugasnya terlepas dari pengaruh pemerintah dan pengaruh luar lainnya, serta mengadakan pengawasan atas pelaksanaan tugas dan tingkah laku hakim, Panitera/Sekretaris dan Juru Sita/Jurita Pengganti dan Pejabat Stuktural serta Staf di daerah hukumnya. Pengadilan Agama Kefamenanu sebagai suatu lembaga Peradilan tingkat pertama mempunyai tugas dan fungsi utama yaitu :

  1. Fungsi Peradilan

Sebagai Pengadilan Tingkat pertama, Pengadilan Agama Kefamenanu bertugas untuk menerima, memeriksa mengadili dan menyelesaikan perkara yang diajukan kepadanya sesuai dengan Pasal 2 Ayat (1)   Undang-undang   Nomor   4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman, jo. Pasal 49 Ayat (1, 2, 3) dan Undang-undang Nomor 3 Tahun  2006 jo. Undang-undang Nomor 50 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama dimana memiliki kewenangan untuk memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara pada tingkat pertama bagi masyarakat yang beragama islam di bidang :

  1. Perkawinan
  2. Waris
  3. Wasiat
  4. Hibah
  5. Wakaf
  6. Zakat, Infaq dan Shodaqoh
  7. Ekonomi Syari’ah

Dalam bidang perkawinan meliputi :

  1. Izin beristri lebih dari seorang (Poligami)
  2. Izin melangsungkan perkawinan dibawah usia 21 tahun, jika ada beda pendapat antara orang tua, wali atau keluarga dalam garis lurus
  3. Dispensasi Kawin
  4. Pencegahan Perkawinan
  5. Penolakan perkawinan oleh PPN
  6. Pembatalan perkawinan
  7. Gugatan kelalaian atas kewajiban suami atau istri
  8. Perceraian karena Talak
  9. Perceraian karena Gugatan
  10. Penyelesaian Harta Bersama
  11. Penguasaan Anak
  12. Pembebanan biaya pemeliharaan dan pendidikan oleh ibu bila Bapak tidak dapat memenuhinya
  13. Penentuan biaya hidup oleh bekas suami kepada bekas istri
  14. Penentuan pengesahan anak
  15. Pencabutan kekuasaan orang tua
  16. Penunjukan Wali
  17. Ganti Rugi terhadap wali
  18. Penetapan asal usul anak dan pengangkatan anak berdasarkan hukum islam
  19. Penolakan melakukan perkawinan campuran
  20. Penetapan Sah suatu perkawinan

Sedangkan dalam bidang Ekonomi Syari’ah yakni kegiatan dibidang ekonomi yang dilaksanakan berdasarkan syari’ah, Pengadilan Agama Kefamenanu berwenang menangani sengketa dalam hal :

  1. Perbankan
  2. Keuangan Mikro
  3. Asuransi
  4. Reasuransi
  5. Reksadana
  6. Obligasi
  7. Surat berharga berjangka menengah
  8. Sekuritas
  9. Pembiayaan
  10. Pegadaian
  11. Dana pensiun lembaga keuangan
  12. Bisnis

2.Fungsi Nasihat

Pengadilan Agama Kefamenanu dapat memberikan keterangan, pertimbangan dan nasihat tentang hukum Islam kepada Instansi Pemerintah di daerah hukumnya, apabila diminta.

  1. Fungsi Administratif

Pengadilan Agama Kefamenanu bertugas untuk menyelenggarakan administrasi Peradilan, Administrasi Umum dan administrasi perkantoran.

  1. Fungsi Lain-lain

Selain tugas pokok untuk menerima, memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan setiap perkara yang diajukan kepadanya berdasarkan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2006 jo. Undang-undang Nomor 50 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama. Pengadilan Agama dapat diserahi tugas dan kewenangan lain berdasarkan Undang-undang.

  1. Fungsi Kepaniteraan/Kesekretariatan 

Kepaniteraan/Kesekretariatan Pengadilan Agama Kefamenanu mempunyai tugas pelayanan   dibidang administrasi Peradilan  dan administrasi umum dilingkungan Kepaniteraan Pengadilan Agama Kefamenanu. Untuk melaksanakan tugas tersebut Kepaniteraan/ Kesekretariatan menyelenggarankan fungsi :

  1. Mengatur seluruh administrasi  Pengadilan Agama Kefamenanu termasuk kegiatan pelayanan administrasi Peradilan dan administrasi umum bagi semua unit di lingkungan Pengadilan Agama Kefamenanu;
  2. Mempersiapkan dan mengolah bahan-bahan yang diperlukan dalam rangka   rumusan kebijaksanaan Pengadilan Agama Kefamenanu;
  3. Membina dan melakukan pengawasan atas penyelenggaraan urusan Kepegawaian, Keuangan, peralatan perlengkapan serta urusan ketatausahaan lainnya;
  4. Menyelenggarakan dan membina hubungan dengan Lembaga/Instansi pemerintah dan masyarakat;
  5. Membina unit organisasi di bawahnya agar dapat melaksanakan tugasnya secara berdayaguna dan berhasilguna;

Untuk menjamin berjalannya tugas Pokok dan Fungsi masing-masing elemen organisasi, mulai dari pimpinan sampai staf paling bawah serta untuk memberikan pelayanan terbaik/pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan, maka berpedoman dengan SOP (Standard Operational Procedure )